Ruslan Gelayev, Komandan Mujahidin Chechnya Yang Dijuluki “Sang Malaikat Hitam”

, by Darkness Prince

Shoutussalam – Tak banyak aktivis Jihadi Nusantara yang mengenal komandan Mujahidin Chechnya yang satu ini. Gelayev adalah semacam guru sekaligus komandan dari Amirul Mukminin Dokka Umarov sebelum berdirinya Imarah Islam Kaukasus.
Sosoknya sebagai pemimpin yang kuat mulai dikenal luas pada tahun 1996 ketika memimpin sebuah operasi penyergapan terkenal sepanjang sejarah di wilayah Shatoy. Dalam aksi itu, satu baris puluhan tank lapis baja penjajah Rusia hancur. Dan lebih dari seratus tentara Federal Rusia tewas hanya dalam serangan penyergapan berdurasi 15 menit tersebut. Allahu Akbar!

Ruslan Gelayev atau yang memiliki nama lain Hamzah Gelayev lahir pada tahun 1964 di desa Komsomolskoye (Saadi – Kotar) dekat Urus – Martan, 10 tahun setelah orang tuanya kembali dari lokasi pengasingan warga Chechnya di masa Stalin di Asia Tengah. Pada tahun 1992 – 1993, Gelayev  bergabung dengan dengan Milisi bersenjata Konfederasi Rakyat Pegunungan Kaukasus di bawah komando Syamil Basayev.
Gelayev mulai berperang melawan pasukan penjajah federal Rusia dalam Perang Chechnya Pertama tahun 1994-1996. Ia menjabat sebagai komandan utama dalam mempertahankan ibukota Chechnya Grozny. Peran besarnya itu mengahntarkannya sebagai orang pertama yang dianugerahi medali tertinggi Chechnya, Kioman Syi (Kehormatan Bangsa).
Pada awal tahun 1995, ia menjadi komandan Front Barat Dayapera pejuang Chechnya, bertugas membela daerah Argun Gorge. Saat itulah ia dijuluki oleh penjajah Rusia dengan nama “Чёрный ангел” atau yang berarti “Malaikat Hitam”, karena dalam radio komunikasinya ia disebut dengan kode nama “Malaikat”.
f476a38063c7aa
Salah satu operasi militer hebat yang ia pimpin adalah pada Maret 1996, ketika Mujahidin menggempur kota Grozny secara tiba-tiba. Sebagian besar kota jatuh ke tangan mereka hanya dalam waktu 2 hari, dengan ratusan tentara penjaha Rusia terbunuh dan ratusan lainnya ditawan.
Ia juga pernah memimpin 1500 tentara Mujahidin dalam pengepungan kota Grozny dalan Perang Chechnya Kedua.
Ruslan Gelayev disebut-sebut sebagai seorang komandan Mujahidin yang kharismatik, dan amat dihormati, juga kontroversial. Penjajah Rusia menggunakan senjata media massa banyak memfitnahnya. Operasi-operasi Militer Mujahidin yang ia pimpin meluas hingga perbatasan Chechnya, bahkan sampai luar wilayah Federasi Rusia dan menusuk Georgia.
Gelayev gugur syahid –InsyaAllah- pada tahun 2004. Menurut penuturan situs resmi Imarah Islam Kaukasus, Kavkav Center, ia gugur setelah ditembak lengannya oleh senapan mesin berat helikopter Rusia.
Pada 2013, seorang pensiunan pasukan khusus Rusia Spetsnaz GRU, Kolonel Alexander Musienko mengklaim bahwa ia berada di helikopter yang menewaskan Gelayev dan pejuang Chechnya lain dengan tembakan senapan mesin dan roket pada tanggal 28 Desember 2003.
Namun mayat Gelayev baru bisa diidentifikasi setelah digali dari tumpukan salju pada bulan Februari 2004. Subhanallah, apakah benar mayatnya masih utuh? Semoga Allah mengaruniakan padanya kesyahidan. Aamiin. [arkan/ shoutussalam.com]

0 komentar:

Posting Komentar